Pengantar Admin:
Demi Allah saya sangat geram dengan dukun Ki Cilik Guntur Bumi.
Dukun ini penipu tulen, setiap ada pasien yang datang selalu dikatakan
kena sihir dan wajib dibekam dan ketika dibekam setiap pasien keluar
benda-benda sihir (padahal trik sulap). Terapinyapun tidak murni membaca
Al-Qu’an melainkan hanya diberi banyak benda-benda yang harus dibawa
pulang. Dukun ini menggunakaan nama terapi ruqyah syar’iyyah namun
hanya kedok perdukunan agar dianggap sesuai syari’at!. Dukun ini juga
adalah salah satu paranormal yang pernah muncul pada program televisi “Tim Pemburu hantu” Juga menjadi narasumber acara televisi ” Dua Dunia” (yang paling mendekati kebenaran perkataan diacara Dua Dunia adalah Ustadz Hakim adapun yang lainnya menyimpang semua termasuk Dukun berkedok Ustadz Guntur Bumi)
Alhamdulillah saya mendapatkan kesaksian para pasien yang tertipu
yang diliput di televisi yang ternyata diliput secara khusus korban
penipuan dan pengerukan uang (sampai belasan juta rupiah sekali terapi)
dukun Guntur Bumi ini. Dibawah ini adalah salah satu kisah kesaksian
tertipunya pasien oleh Dukun sesat Guntur Bumi ini :
Berikut Kesaksiannya : lihat di sini
Agan2 sekalian..ane cuma mau menyambungkan cerita utk abangnya pacar
ane yang kemaren postingannya dihapus entah kenapa dan tidak tahu oleh
siapa..
langsung aja ke ceritanya ya agan2..
Ini postingan ane tentang ustad cilik yg kedua setelah dibanned,
kemaren ane posting tau2 dibanned, ane cuma mau sharing pengalaman ane
berobat di pengobatan ustad cilik guntur bumi (UCIL) yang bener2 ane
rasakan n ane alami, kakak ane sakit dah 3 taun dah berobatbanyak ke
dokter n pengobatan alternatif, emang dah lama ane mw coba berobat
ditempat si ucil, spertinya sgt meyakinkan, soalnya di salah satu
stasiun televisi setiap pagi hari apa ane lupa sering ditayangin acara
live ttng pengobatannya,
kemudian ane n kluarga berikhtiar berobat kesana didaerah pondok
indah tepatnya jl pinang emas blok Uu no 12A rt 07/03 pondok pinang
jakarta selatan, pas dtg disana terlihat didpn rumah mobil ucil mazda
rx8 n jeep warna merah(klo ga percaya cek ke tkp) kemudian langsung
diterima oleh satpammya dan langsung menunjuk pihak manajemennya, disana
ditanya mau berobat GRATIS (tiap mlm jumat ikut dzikir akbar) atau yang
PAKET (bayar), paket kisaran mulai dr 999rb sampai 6,9juta rupiah, kita
bersepakat dgn keluarga memilih paket, saat dipriksa penyakitnya kata
ustad penyakitnya berat dan ada yg ngirim dari orang lain, kemudian
diminta uang paket 6,9 jt, karna cuma bawa 1jt, ane pulang dl ambil
sisanya,
Setelah dtg lg, malah diminta 7jt berarti total 8jt rupiah, kami
nurut aja katanya penyakitnya berat, kemudian diminta lagi 500rb (ane
dah mulai2 curiga), pengobatannya kakak ane dikasih ramuan2 herbal
dibotol (yg ane dah tau itu jamu widoroputih bnyk dijual ditukang
jamu), air yg telah dikasih doa, garam, kelapa ijo, kurma, telur’
kemudian dibekam keluar batu sebesar kerikil (saat itu ane ga liat coz
nunggu di luar), hari ke dua keluar logam tipis sepeti emping tp kecil,
ke tiga keluar seperti kawat kail pancingan, metode bekamnya pasien oleh
asisten ucil dari depan diberi energi trus di belakang dibekam yg
kemudian darah bekamnya dilap dgn kapas yg slanjutnya bersamaan keluar
benda2 trsebut, asisten yg memberi energi sambil memegang kabel trafo yg
dialiri listrik kakinya pake sendal jepit (ya jelas aja dapat energi,
kita jd kena setrum) yg pasien dan pengantar pasien ga boleh pk sendal
kemudian pasien dan pengantar berpegangan kemudian disentuh oleh aliran
listik dr tangannya, tempat eksekusi bekam n transfer “energi” di dapur
yg ditutupi hordeng cuma kaki yg terlihat oleh pasien yg lain, oh iya
asisiten dan si ucil berkali2 berkata tidak boleh menceritakan
penyakitnya gimana, yang ditemukan dipenyakitnya jg ga boleh
diceritakan, katanya “aib”, saat pengobatan ke 3 pas malam minggu pasien
masih banyak menunggu untuk diobati, tiba2 jam 9an malam istri si ucil
puput melati menjemput si ucil, dengan tak ada rasa penyesalan
meninggalkan pasien yg masih banyak menunggu yg hanya berkata sambil
bergurau “saya mau pergi malam mingguan sama isti saya ya”.
Sungguh hebat sekali pasien yg sudah menunggu dr siang ditinggal
begitu saja yg mana pengobatan dari jam 13:00-24:00 pasien2 pun pulang
dengan menyimpan rasa kecewa sendiri2 tetapi ga diungkapkan dengan
verbal kesesama pasien, puncaknya dihari dimana kami memutuskan tuk
menyudahi pengobatan tersebut kami datang dari siang dan menunggu sampe
malam saat itu malam jumat, saat sekitar jam 9an malam juga, seorang
habib datang masuk ke ruang pengobatan ucil membawa pasien bawaannya
entah keluarga atau kerabatnya, yang seenaknnya menyelak antrian pasien
yg telah menunggu lama, pas jam 9.30an asisten ucil menyuruh pasien2
pulang dan datang lagi nanti setelah tahun baru karna libur dan akan
dihubungi lagi. Kecewa sungguh kecewa, kami memutuskan untuk selesai
sepihak saja. Yang mesti digarisbawahi dan disimpulkan, banyak pasien yg
sudah lebih dari 10 kali berobat tidak ada perubahan, diketahui setelah
bertanya2 sesama pasien yg tdnya tidak mau cerita akhirnya cerita juga,
kemudian yang menambah keyakinan akan keraguan dari pengobatan ustad
cilik kami mendengar sendiri dari tetangga ane, dia seorang supir yg
dahulu sering mengantarkan majikannya berobat sudah BERKALI-KALI lebih
dari 10 kali dan sudah KELUAR BANYAK UANG tetapi TIDAK ADA PERUBAHAN
PADA PENYAKITNYA, ane nganter berobat 5kali jg ga ada perubahan,
semoga sharing cerita ane sebagai renungan dan intropeksi bagi ane
untuk berobat itu yang lebih mujarab meminta langsung ke Yang Maha
Mengobati Allah SWT ke hambaNya
Kini pertanyaannya Apakah pengobatan alternatif itu harus berorientasikan ke UANG?bagaimana jika orang yg tidak mampu berobat?Hanya Allah yang Maha Mengetahui segalanya..
Kini pertanyaannya Apakah pengobatan alternatif itu harus berorientasikan ke UANG?bagaimana jika orang yg tidak mampu berobat?Hanya Allah yang Maha Mengetahui segalanya..
ini buktinya agan kalo threadnya kmren sempet diapus
coba klik disini
disitu ada threadnya tapi begitu di klik dan masuk ke kaskus threadnya sudah dihapus..
intinya kami hanya ingin menyampaikan kebenaran,bukan berita gosip
dan ingin tidak bertujuan untuk menjatuhkan salah satu pihak..tapi
dimohon ini menjadi bahan renungan setiap orang termasuk si ustadz
cilik..
kalo yg belum tau ustad cilik ini salah satu fotonya mungkin jadi inget
Quote:
buat momod dan mimin dimohon jangan dihapus lagi yg kedua kali ya
threadnya..ini cuma untuk sharring aja kok..supaya tidak ad yang kena
batunya lagi..
KESAKSIAN KE DUA :
SUMBER DARI SINI
Awas, Banyak Dukun Berkedok Ustadz Berkeliaran Di Sekitar Kita
Ini adalah sebuah pengalaman teman yang benar-benar terjadi pada
seorang teman saya dari Kalimantan ketika berobat pada seorang ustadz di
Jakarta :
** namanya cukup terkenal, apalagi setelah menikah dgn artis, sebut saja namanya ustadz Guntur Bumi.
Kejadiannya sekitar setahun yang lalu, berbekal informasi dari iklan
di layar TV, maka kami sekeluarga (berlima termasuk ibu saya) berangkat
ke Jakarta untuk menemani adik perempuan saya berobat.
Sehari setelah tiba di Jakarta, dgn menyewa mobil carteran, kami
melacak alamat tsb, beruntung supir yang kami pakai cukup paham keadaan
Jakarta, sehingga tidak terlalu sulit menuju lokasi yang dimaksud.
Singkat cerita, sampai lah kami di padepokan ustadz tsb, dua wanita
penjaga meja pendaftar menyambut kami dgn ramah. Kecurigaan saya mulai
muncul saat menanyakan tarif/biaya berobat, penerima pendaftaran tsb,
tidak mau memberikan penjelasan yang transparan mengenai tarifnya, kami
hanya disuruh membayar biaya pendaftaran sekitar Rp. 350.000,- dan
urusan biaya berobat akan diberitahukan setelah terapi selesai
dilakukan.
Setelah shalat dzuhur (tapi saya bertanya-tanya, koq kebanyakan
pegawainya tidak bergegas untuk sholat juga ya ???) kami dipersilahkan
untuk memasuki ruang terapi pengobatan, di ruangan tsb telah menunggu
kami beberapa orang asisten ustad guntur bumi. (kalau tdk salah ingat 3
org laki2 dan 2 org wanita), kembali saya bertanya-tanya, koq wanita
bercampur dgn laki2 ya ? namun pertanyaan tsb, saya tepis, oh mungkin
mereka saudara kandung atau suami isteri yang tentu saja sdh menjadi
muhrim.
Sebelum mereka melakukan pengobatan, sikap kehati-hatian saya kembali
muncul, tarif/biaya pengobatan kembali saya pertanyakan, namun jawaban
yg saya dapatkan tetap sama saat di meja pendaftaran tadi “Nanti mas
setelah pengobatan selesai” Tapi saya tetap ngotot mengatakan bahwa kami
perlu tranparansi biaya untuk menyesuaikan dgn kantong/kemampuan kami.
Namun jawabannya tetap sama, akhirnya saya mengalah setelah kakak saya
mencolek pinggang saya sebagai isyarat untuk mengikuti saja prosedur
mereka.
Singkat cerita, pengobatan pun selesai, secarik kertas kami terima….
Alamakkkk saya terperanjat demi melihat angka-angka yg tertera di
secarik kertas tsb, Rp. 9.900.000,- adalah harga yang harus kami bayar
untuk pengobatan singkat tsb, modalnya haya 6 butir telur mentah yang
entah bagaimana caranya didalam telur tersebut setelah dipecahkan
terdapat rambut2 kaku) yang mereka diagnosis sebagai “hasil perbuatan”
orang yang ingin mencelakai adik perempuan saya.
Saya ungkapkan keberatan dengan dalih bahwa kami tidak diberi
penjelasan sebelumnya kalau harga yang ditetapkan akan semahal itu.
Mereka lalu memberi alasan, karena penyakit adik saya sangat berat dan
dilakukan oleh orang2 dari suku kalimantan yang sangat terkenal ilmu
hitamnya. (ada-ada aja pikir saya, apakah kalau saya tdk jujur
mengatakan bahwa kami dari kalimantan, mereka tetap mengatakan hal yg
sama).
Tak kehabisan ide, saya beri mereka penjelasan lagi, bahwa meskipun
kami dari kalimantan, belum tentu kami adalah orang kaya, namun mereka
tetap bersikukuh bahwa biaya tsb harus segera kami bayar jika adik kami
ingin sembuh. Bahkan trik saya berikutnya yang mencoba untuk “ngeles”
dgn mengatakan kami cuma membawa uang 5 juta saat itu, namun mereka
lebih cerdas lagi, dgn mengatakan sebaiknya ada salah seorang dari kami
untuk mengambil uang di ATM untuk membayar sisanya. Na’uzubillah…ini
benar2 praktek pemerasan menurut saya, jargon “menolong sesama” rupanya
hanya isapan jempol belaka.##
Kisah di atas bukan khayalan, tapi curhat seorang teman yang terjadi pada diri keluarga beliau.
Waspada, BANYAK USTADZ palsu berkeliaran …!
WASPADALAH...!!!
BalasHapus